Saturday, November 16, 2019
Home » Family and Parenting » pecahkan rekormu sendiri, nak

pecahkan rekormu sendiri, nak

Kami berempat sepakat bahwa hari ini kami akan keluar rumah bersama untuk menyiapkan keperluan sekolah di tahun ajaran baru yang akan dimulai hari senin sekaligus memenuhi janji bunda mereka untuk full time khusus hari ini hanya untuk mereka.
Maklumlah karena libur kali ini adalah libur “terberat” buat bunda mereka yang dikejar2 deadline penelitian dan kondisi manajemen tempat nya bekerja sedang masuk ICU, memaksa sejumlah kompromi untuk tetap bisa mendampingi mereka liburan, seperti tetap bersama mereka dan keluarga besar berlibur tiga hari di cipanas meski berangkat dan pulang tetap dari Bogor dan kantor.
Sepakat tetap menyempatkan bersama mereka nge-mall sedikit (catt: mall buat kami bukan tujuan wisata kecuali bila ada keperluan), nonton di bioskop meski untuk urusan ini mereka yang ngikutin jadual bundanya sehingga nonton dilakukan di Bogor sehingga bundanya tetap bisa nge-lab hari itu.

Cape memang, pengen nangis kadang2…tapi itu konsekuensi. Ketika kita telah meminta peran yang banyak dalam kehidupan kita, maka komitmen adalah bentuk lain dari tanggungjawab terhadap peran-peran tersebut. Yang dilakukan kemudian adalah selalu bersyukur, masih sehat, masih ada rezeki dan masih dikasih 24 jam untuk berbagi. Diiringi selalu permohonan pada sang Maha, terutama saat terasa ini begitu berat dan melelahkan…meminta semoga kuat, semoga tetap sehat, sabar dan ikhlas sampai satu persatu peran ini selesai, setidaknya peran saya di kantor dan peran saya sebagai mahasiswa, karena peran saya sebagai ibu tak ingin saya bagi dengan siapapun.

Saya berjanji bahwa tanggal merah hari ini akan kami dedikasikan buat dibarani….kemana kami akan pergi dan apa yang akan kami lakukan kami serahkan pada mereka untuk mengambil keputusan.
Keluar rumah sepagi mungkin dan tidak mengagendakan satu pun tempat wisata agar tidak terjebak macet dan mubazir waktu.

Goal kami hari ini hanya satu….full time untuk dibarani dan menikmati setiap tarikan senyum mereka dan binar mata mereka sepanjang hari.
Suatu kebahagiaan yang luarbiasa melihat dibarani menjadi pengunjung pertama di resto dan heboh sarapan roti bakar berselimut keju menggunung, senyum2 berdua si tinto memperhatikan fenomena menarik dua bersaudara dengan karakter bertolak belakang itu memilih alat tulis di gramedia.
Diba dengan cool nya hanya memilih barang sesuai fungsi dan lebih low budget, sementara si adek yang heboh tak kunjung juga punya keputusan yang mana yang akan dipilih. Di toko sebesar itu dan pilihan yang begitu banyak…maka yang terjadi adalah ‘semua bagus” dan “semua aku mau” menjadi motto rani dalam merayu bunda dan tintonya sehingga jatah belanja bisa nambah “sedikit” he he he.

Celoteh mereka sepanjang perjalanan dan argumen2 mereka terhadap topik yang sedang dibicarakan diselingi sesekali bersenandung bila radio memutar lagu2 favorit mereka menjadi obat buat jiwa bunda mereka yang penat. Melintas syukur dan bangga ku pada mereka….dimataku mereka anak2 luarbiasa..
Ah…aku semakin tua dan mereka tumbuh didalam proses ku menua.

Dan akhirnya sisa hari kami habiskan di mall seputaran jakarta selatan, ngeluyur muterin mall, nonton pertunjukan russian trapeze dan memenuhi beberapa permintaan melalui kalimat2 “aku mau ini,aku mau begitu, aku mau lihat ini, aku mau makan itu…nda”.

Lelah terasa, tapi toh senyum kami berempat tak berhenti mengembang, lalu sampai diujung haru saat melangkah pulang menuju parkiran, melihat miss jinjing rani sekian langkah dimuka kerepotan dengan “belanjaan”nya dan lingkar kurus lengan diba yang tiba2 terasa kencang, diikuti binar tulus mata seiring ucapan…”terimakasih Bunda, aku senang banget hari ini”…

Sama-sama anakku…..bunda juga seneng banget lihat kalian senang hari ini.
Malam ini kita sampul buku sama-sama ya….menempel label nama di buku kalian…menata alat tulis dan siap sekolah di tingkat kelas yang baru lusa.
pesan bunda masih sama dengan tahun lalu…pecahkan rekormu sendiri.
Rangking itu baik untuk memacu semangat…. menunjukkan sebuah peringkat.
Tapi jauh lebih penting adalah bukan seberapa jauh kita lebih baik atau lebih hebat dibanding orang lain, tapi seberapa lebih baik kita hari ini dari hari kemarin, dan seberapa kita sudah lebih dekat pada cita-cita atau tujuan kita dibanding sebelumnya.

Selamat Belajar anak2ku…

jakarta
10 Juli 2010
untuk dibarani..

About donna imelda

donna imelda
Lecturer, sharing, capturing moments, writing, travelling, Kelas Inspirasi volunteer Sila ngintip di https://www.facebook.com/donna.imelda

Check Also

Emakku Superhero

Ya, memang julukan yang mungkin terasa cukup aneh. Apalagi bunda sebenarnya memang gak punya mata ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge