Home » Inspiration, Opinion, and Self Development » never ending stories….

never ending stories….

31 Maret 2008

Ini bagian cerita tentang persahabatan, aku dan Netty. Tanggal 30 Maret kemarin sahabat ku itu berulang tahun yang ke 36. Pagi hari saat berangkat ke kampus aku telepon dia tuk ngucapin “selamat Ulang Tahun”. Tak seperti tahun kemarin yang ucapan tersebut aku lakukan via sms, kali ini dengan sengaja ucapan itu aku lakukan melalui telepon.

Yup…..tahun 2007 sampai beberapa hari yang lalu persahabatan kami buruk sekali. Kami tak saling berkomunikasi bahkan terkesan masing2 saling menjauh, karena setiap mencoba kontak ada aja yang bikin kita malah speachless bahkan malah marah-marah dan saling menyakiti…pokoknya parah deh. Akhirnya baik aku dan Netty mengambil jalan tuk “pisah ranjang” ha ha ha. Menenangkan diri sambil introspeksi…..(mengutip kalimat Annisa Bahar di infotaintment).

Lama keadaan ini berlangsung diantara kami, asal muasalnya pasti ada dan terakumulasi beberapa hal kecil yang bila ada diantara dua perempuan yang sama keras kepalanya seperti kami bisa jadi besar. Tapi lamanya waktu “pisah ranjang” kami mungkin memang di butuhkan tuk menghadirkan rasa kehilangan atas kehangatan sebuah persahabatan. Kangen ama telepon berjam-jam tuk ketawa ketiwi, kangen ama telepon mendadak tuk cuma sekedar bilang : Gua lagi sebel nih or gua lagi bete nih, kangen ama sms ditengah malam dengan isi tulisan : “dah tidur belom: godain gua dong”, apalagi kalimat : dah dulu ya teleponnya, gua mau pup dulu…gubrak ha ha ha. Tau gak sih….kita dah akrab banget dengan istilah bahwa tempat nya orang2 spesial di hidup kami ada nya di kamar mandi dan saat pup …(duh maaf kalo terdengar sarkas), karena daripada bengong kalo lagi gak sambil baca ya baekan mikirin orang2 yang spesial termasuk sahabat gua satu ini.

Dan akhirnya telepon Netty memecah kesunyian itu beberapa hari yang lalu….dan seperti pintu air manggarai yang dibuka, mengalir lah semua yang selama ini terbendung: marah, benci sekaligus kangen. Mengalirlah semua cerita seperti dulu….persis seperti dulu…..kalo ada yang lucu bisa ketawa sampe nangis, ya kalo ada yang mengharu biru ya jadi cengeng gitu deh hiks hiks hiks. Hilang semua marah itu……di hari itu.

persahabatan adalah pohon yang buahnya manis, tak pernah hanya sebuah kesempatan belaka”

About donna imelda

donna imelda
Lecturer, sharing, capturing moments, writing, travelling, Kelas Inspirasi volunteer Sila ngintip di https://www.facebook.com/donna.imelda

Check Also

Between Three Ends Plus and The Power of Content

Harus ada yang menyuarakannya! Kata-kata itu menusuk telak di jantung saya saat Kang Maman Suherman ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge