Home » Inspiration, Opinion, and Self Development (page 9)

Inspiration, Opinion, and Self Development

Semakin Mudah atau Permisif

Seorang bijak pernah mengatakan bahwa : berhati-hatilah ketika kamu mulai merasa hidup ini semakin mudah, karena jangan2 kamu sudah tidak kemana-mana lagi alias sudah berhenti bertumbuh. kalimat ini agak mengganggu pikiran beberapa minggu terakhir, saat nyetir bolak balik bogor-jakarta, saat mata tak kunjung terpejam meski sudah lewat tengah malam, saat selonjoran kaki sambil ketawa ketiwi dengan teman-teman di kantor….ah, rasanya ...

Read More »

Lelaki Itu….

lebay ah….. aku mengutuk diriku sendiri saat mematut wajah ku dimuka cermin jauh sebelum fajar merekah, mempersiapkan diri untuk perhelatan akbar dies natalis universitas jayabaya 7 oktober kemarin. Pujian rani terhadap pakaian yang aku pakai, sedikit membuat ku tersenyum namun tak cukup mengusir gundah yang berkecamuk dalam benak. Ah……aku merindukan moment tahunan yang selalu membuat dadaku bergetar dan membuat kuduk ...

Read More »

Cinta dan Perkawinan

Satu hari, Plato bertanya pada gurunya, “Apa itu cinta? Bagaimana saya menemukannya? Gurunya menjawab, “Ada ladang gandum yang luas didepan sana. Berjalanlah kamu dan tanpa boleh mundur kembali, kemudian ambillah satu saja ranting. Jika kamu menemukan ranting yang kamu anggap paling menakjubkan, artinya kamu telah menemukan cinta” . Plato pun berjalan, dan tidak seberapa lama, dia kembali dengan tangan kosong, ...

Read More »

Yudicium Semester Genap 2008/2009

ini tulisan favoritku yang aku posting di FS, kalo aku kangen aku suka baca2 lgi ke FS. Tuk sedikit mempermudah saat kangen aku repost aja di facebook…..dengan sedikit penyesuaian kali ini. Kebetulan sejarah berulang…sore ini Yudicium Semester Genap Tahun Akademik 2008/2009 perasaan yang sama pasti muncul….atmosfer yang serupa pasti merebak…membuncah rasa cinta terhadap profesi ini….. Fakultas hari ini hajatan akhir ...

Read More »

Buang Yang Tidak Perlu

Cerita ini aku ambil dari buku Piano di Tepi Pantai, Jim Dornan. Mengenai sebuah patung kuda gagah yang sangat indah dan besar yang dibuat hanya dari sebongkah batu karang. Pada suatu hari, ada yang mengajukan pertanyaan pada pemahat kuda itu, “bagaimana caranya anda bisa menghasilkan sebuah karya yang begitu indah hanya bermodalkan palu dan pahat saja. Ia pun menjawab:” begini, ...

Read More »

Karya dan Skala Prioritas

Ramadhan tinggal menghitung hari, aroma bulan penuh berkah sudah tercium aromanya sejak beberapa hari belakangan. Nuansa mulai terasa melalui teman yang mengingatkan tentang hutang puasa, melalui sinetron2 yang sudah dibumbui atribut “sinetron Ramadhan”, sampai rencana mudik pun sudah mulai jadi bagian pembicaraan kami akhir-akhir ini. Sungguh…..aku berharap dapat bercumbu lebih mesra dengan ramadhan tahun ini meski bayang kegiatan kerja dan ...

Read More »

Udah Gak Sakti Lagi

Rabu malam, sekitar 18.30 wib saat aku dengan 2 karyawan lagi asyik dengan rekap gaji bulan maret di layar komputer sambil membicarakan betapa lagi sebel nya aku dengan gejala influenza yang terasa cukup menganggu, datang pak dekan menghampiri dan mengatakan beberapa hal tentang beberapa pekerjaan yang harus diselesaikan. Aku dengan gaya standar ku menjawab : “ok pak, akan diselesaikan dalam ...

Read More »

Sahabat…ia menyempurnakan hidupku

Tidur nyenyak tadi malam tak menyisakan kantuk ku. Perjalanan ke bogor naik bis kecil yang untuk pertama kali aku lakukan lagi sejak 13 tahun lalu memberi aku kesempatan untuk menikmati perjalanan sepanjang jalan raya bogor. Lagu lama KLA Project menambah nyaman suasana hati. Banyak hal, kenangan, harapan silih berganti masuk keluar benak dan pikir ku. Bersyukur Tuhan memberi aku banyak ...

Read More »

Rindu…

ketika kamu merindukan berkat yang tak dapat kamu sebutkan dan ketika kamu bersedih tanpa tahu sebabnya maka sebenarnya kamu sedang tumbuh bersama dengan segala sesuatu yang tumbuh….. Kahlil Gibran

Read More »

Rendah Jiwa

Tujuh kali aku sudah memandang rendah jiwaku. Pertama: ketika aku melihatnya menjadi penurut saat dia mampu mencapai ketinggian. Kedua: saat dia kulihat berjalan pincang di depan orang-orang pincang. Ketiga: ketika di suruh memiliih antara yang sulit dan yang mudah dan dia memilih yang mudah. Keempat: saat dia melakukan kesalahan dan dia menghibur dirinya bahwa oranglain juga berbuat salah. Kelima: ketika ...

Read More »