Home » Review and Event » Catatan Perjalanan Harapan di R.S. Kanker Dharmais

Catatan Perjalanan Harapan di R.S. Kanker Dharmais

Menghadiri undangan Koalisi Online Pesona Indonesia (KOPI) bersama pemain film I am Hope di R.S. Kanker Dharmais hari ini menjadi sesuatu yang beda. Tak mudah menepis perasaan sendu yang menggelayut sejak kaki saya melangkah menuju pelataran rumah sakit. Semakin dekat melangkah, perasaan itu justru makin erat memeluk. Kenangan tentang orang-orang tercinta yang pernah berjuang mempertahankan harapan saat kanker hadir dalam hidup mereka, hadir memenuhi ruang benak.

Haru tak terelakkan saat melangkah lebih jauh ke dalam, saat mata menyapu seluruh dimensi ruang sepanjang lorong rumah sakit. Tak urung basah juga akhirnya ujung mata saat tiba di salah satu ruang perawatan anak tempat acara Journey of Hope dilaksanakan. Bagaimana tidak, saya berada di tengah-tengah para survivor kanker yang masih sangat muda. Anak-anak berusia dua sampai sepuluh tahun di atas kursi roda dengan infus tergantung mendampingi kemana saja mereka bergerak.

Tapi mata mereka penuh harapan, ada binar gembira di situ, saat mereka memasuki ruang yang didesain begitu semarak bagai pesta kecil. Balon warna-warni menggantung di berbagai sudut dan setumpuk hadiah pun sudah menanti mereka. Disambut tawa lebar dan celoteh lucu sang badut, saya bisa merasakan tawa mereka meski tak dapat melihat tarikan bahagia bibir di balik masker yang mereka gunakan. Saya pun memutuskan untuk larut bersama kebahagiaan mereka.

Acara yang digelar pada tanggal 19 Januari 2016 kemarin di rumah sakit ini merupakan salah satu rangkaian gerakan sosial yang bertema Journey of Hope. Acara ini merupakan sebuah wujud kepedulian dari Alkimia Production yang digawangi oleh Wulan Guritno, Amanda Soekasah dan Janna Soekasah-Joesoef sebagai produser film serta penggagas gerakan Gelang Harapan yang menjadi inspirasi lahirnya film I am Hope. Bertempat di Ruang Perawatan Anak di lantai empat, anak-anak survivor kanker sekaligus orang tua mereka dihibur dengan berbagai permainan berhadiah yang dibawakan sang badut dengan segala kelucuannya.

Tatjana Saphira dan Ariyo Wahab yang berperan sebagai Mia dan Rama Satria dalam film I am Hope juga terlihat larut dalam cara tersebut. Dalam obrolan singkat dengan mereka di tempat yang terpisah, Tatjana mengatakan bahwa keterlibatannya dalam film ini sangat memberinya banyak pengalaman berharga baik dari segi kemampuan berakting terutama dengan Tio Pakusadewo yang berperan sebagai ayahnya maupun pengalamannya mengenal lebih dekat para survivor kanker dan kehidupan mereka.

Kegiatan sosial dan berbagi merupakan hal yang tak asing lagi bagi Tatjana, oleh keluarganya, sejak kecil ia sudah diperkenalkan dan dilibatkan dalam berbagai kegiatan sosial. Jadi kepedulian terhadap sesama bukan hanya dilakukan semenjak dia jadi artis atau hanya karena terlibat dalam film yang bertema sosial seperti I am Hope ini. Hal ini terlihat dari bagaimana ia dengan luwes menyapa dan berbaur dengan para survivor kanker dan keluarganya.

Di lain tempat, Ariyo Wahab juga mengatakan hal senada, bahwa film ini sarat dengan dukungan, semangat serta harapan untuk menjalani hidup bagi para survivor kanker dan keluarganya. Perannya sebagai produser Mia dalam film I am Hope ingin menyampaikan pesan pada masyarakat bahwa meskipun menderita kanker, setiap survivor tetap memiliki harapan dan tetap bisa berkarya, seperti yang ia lakukan pada Mia agar impiannya menggelar konser terwujud dalam film tersebut.

Dalam kesempatan tersebut, bantuan kepada para survivor kanker di RS Dharmais, Jakarta diserahkan langsung oleh Tatjana Saphira mewakili para pemain, Alkimia Production dan Gelang Harapan. Berkat gerakan sosial dari tim produser melalui penjualan Bracelet of Hope atau Gelang Harapan, bantuan berupa makanan sehat, vitamin termasuk peralatan sekolah dan bermain akhirnya diserahkan. Sdangkan sebagian keuntungan lain dari penjualan gelang tersebut juga akan disalurkan melalui Yayasan Kanker Indonesia dan untuk pengadaan rumah singgah atau House of Hope.

Dan sebagai sambutan acara tersebut, Wulan Guritno juga tak lupa menitipkan pesan dengan mengatakan “Adek adek tetap semangat ya sayang, tetap mempunyai harapan untuk sembuh dan bisa kembali bermain bersama teman-teman yang lain diluar sana,”. Ucapan yang kemudian diamini dengan wajah-wajah yang hari itu bergembira dan penuh harapan.

Bagaimana dengan kita? Banyak kesempatan untuk kita ikut berbagi dan menebar harapan bagi para survivor kanker. Salah satunya dengan ikut membeli Bracelet of Hope atau Gelang Harapan yang seluruh hasil penjualannya akan didonasikan untuk penderita kanker. Harganya hanya seratus ribu rupiah dan bisa dibeli secara online di www.gelangharapan.org. Di situ juga kita bisa berperan aktif sebagai Warrior of Hope –relawan pendamping survivor kanker– dengan mendaftar terlebih dahulu.

Dan yang terakhir, anda juga bisa berpartisipasi dengan menonton film I Am Hope yang akan tayang serentak di bioskop Indonesia pada tanggal 18 Februari 2016 mendatang. Sebagian hasil penjualan tiket akan disumbangkan untuk para penderita penyakit kanker. Jadi…, banyak cara untuk mewujudkan kepedulian anda. Pertanyaannya adalah, anda mau atau tidak, itu saja.

Yuuuuk, ikutan.

About donna imelda

donna imelda
Lecturer, sharing, capturing moments, writing, travelling, Kelas Inspirasi volunteer Sila ngintip di https://www.facebook.com/donna.imelda

Check Also

Pentingnya Menjaga Kebersihan Area Kewanitaan Bagi Perempuan

Bagi perempuan seperti saya, urusan kebersihan organ kewanitaan menjadi urusan penting dalam kehidupan sehari-hari, terlebih ...

2 comments

  1. Avatar

    Kanker itu jadi momok bagi siapa saja namun bila sudah terkena tak ada yang bisa dilakukan selain mencari kesembuhan dan tak kehilangan asa ya Mbak Don. Mata saya ikutan berkabut membaca posting ini
    Evi recently posted…Ustano Rajo Alam – Jejak Kebudayaan Purba MinangkabauMy Profile

  2. Avatar

    sedih plus haru saya baca nya..
    kita2 yg masih diberi kesehatan termasuk dari orang2 yg beruntung.
    jgn pernah lupa akan bersyukur 🙁

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge