Saturday, November 16, 2019
Home » Inspiration, Opinion, and Self Development » begin with the end in mind

begin with the end in mind

“Mulailah dengan tujuan akhir” ……
Kalimat ini sering sekali aku sampaikan kepada mahasiswa ku, anak-anak ku, sahabat2 ku dan semua orang yang dekat di hati aku sebagai salah satu bentuk afirmasi terhadap diri sendiri, sebuah paradigma yang menyatakan bahwa semua hal diciptakan sebanyak dua kali, pertama secara mental dalam pikiran anda baru kemudian secara fisik. Jadi bayangkan dulu apa hasil akhir sebuah kegiatan, baik besar maupun kecil, pribadi atau antar pribadi sehingga kita tau mau kemana arah langkah kita dan membantu kita memilki kekuatan ekstra untuk menghadapi semua kesulitan atau masalah yang terjadi selama perjalanan itu karena kita tahu benar hasil akhir apa yang akan kita dapat bila kita mau menempuh perjalanan itu. seperti yang juga dikatakan Kahlil Gibran yang menulis dalam bukunya “Pasir dan Buih” bahwa untuk meraih fajar seseorang harus menempuh malam terlebih dahulu.

Begin with the end in mind adalah salah satu kebiasaan (kebiasaan kedua) yang ditulis oleh Stephen R. Covey dalam bukunya The 7th Habit. Untuk melatih kebiasaan ini, kalo kita mau melompat jauh ke depan bahwa kehidupan ini ada akhirnya, ada salah satu cara yang efektif yaitu dengan menulis empat sambutan pemakaman yang ingin diucapkan orang pada saat pemakaman kita. Coba bayangkan dan tulislah empat sambutan tersebut, satu dari orang yang kita kasihi, satu dari seorang teman, satu dari rekan kerja dan satu dari seseorang yang kita layani dalam komunitas keagamaan atau sosial di lingkungan masyarakat.

Terus terang aku sampai saat ini belum rampung2 menyelesaikan sambutan itu meski dah bolak-balik mencoba. karena aku gak mau hanya empat sambutan, aku mau banyak, satu dari orang tua ku bila mereka masih hidup, satu dari saudara kandung ku, satu dari suamiku, satu dari anakku, satu dari sahabatku, satu dari mahasiswa ku, satu dari teman kerja ku, satu dari “mp”ers satu dari atasan ku, satu dari tetangga ku,satu dari………hm buanyaaaaak.

kira-kira apa ya mereka ucapkan?
dan apa yang kita ingin mereka ucapkan?

mau mencoba melakukan?
empat saja dulu….
maka anda akan melakukan banyak hal agar sambutan itu benar2 diucapkan pada saat pemakaman kita.

About donna imelda

donna imelda
Lecturer, sharing, capturing moments, writing, travelling, Kelas Inspirasi volunteer Sila ngintip di https://www.facebook.com/donna.imelda

Check Also

Between Three Ends Plus and The Power of Content

Harus ada yang menyuarakannya! Kata-kata itu menusuk telak di jantung saya saat Kang Maman Suherman ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge