Home » Inspiration, Opinion, and Self Development » bagaimana anda memilih jalan hidup anda?

bagaimana anda memilih jalan hidup anda?

PENCARIAN AKAN MAKNA

Jauh didalam setiap diri kita ada kerinduan mendalam untuk menjalani kehidupan yang hebat, yang agung, dan memberi sumbangan nyata-untuk sungguh-sungguh merasa penting-untuk membuat perbedaan yang nyata. Mungkin saja kita meragukan diri kita sendiri dan kemampuan kita melakukan hal itu, namun yakinlah bahwa kita dapat menjalani hidup seperti itu. Karena kita memiliki potensi dalam diri sejak kita lahir , anugerah yang diberikan kepada manusia.

Stephen R. Covey dalam bukunya The 8Th habit menulis bahwa, semua orang diantara kita dapat dengan sadar memutuskan utnuk meninggalkan kehidupan yang serba tanggung, setengah-setengah, memble dan dangkal, dan menjalani hidup yang penuh keagungan, sebuah kehidupan yang luar biasa, atau bahkan lebih sederhana, tidak hanya untuk memiliki hari yang baik tetapi hari yang luar biasa, di rumah, di tempat kerja dan di lingkungan masyarakat. Tak peduli seperti apa pun lingkungan dan keadaan sekitar kita,kita selalu dapat memilih jalur dan keputusan seperti itu dapat dibuat oleh setiap orang diantara kita. Tidak pernah ada kata terlambat.

Masih dibuku yang sama beliau mengatakan ada dua pendekatan yang isa dilakukan yaitu:

1. Menemukan suara anda

2. Mengilhami orang lain untuk menemukan suara mereka.

Bagian pertama tulisan saya akan mengutip salah satu bagian yang pertama yaitu menemukan suara anda dengan membuka salah satu anugerah bawaan yang kita bawa sejak lahir yaitu Kebebasan dan Kemampuan Untuk Memilih

“Kita bebas memilih. Kemampuan dan kebebasan ini amat bertolak belakang dengan pola pikir victimism, suatu pola pikir yang menganggap diri sebagai korban dan budaya mempersalahkan yang begitu kental dalam masyarakat kita”.

Manusia dapat membuat pilihan berdasarkan nilai-nilai. Diantara rangsangan dan tanggapan terdapat sebuah ruang. Di ruang itu terdapat kebebasan dan kemampuan kita untuk memilih tanggapan kita. Dalam pilihan-pilihan kita terdapat perkembangan dan kebahagiaan kita. Besar nya ruang itu sebagian besar ditentukan oleh warisan genetic dan biologis kita, serta oleh cara kita di didik dan dibesarkan, berikut dengan keadaan kita sekarang. Namun dalam memanfaatkan ruang tersebut kita terdapat kesempatan untuk memperluasnya dengan berani melawan arus, genetic, social dan budaya. Sebaliknya bisa saja ruang itu menyempit jika kita memilih bersembunyi dalam menghadapi kondisi lingkungan yang mungkin saja tidak ramah.

“ wilayah cakupan dari yang kita pikirkan dan kita kerjakan dibatasi oleh apa yang tidak kita ketahui. Dan karena kita tidak berhasi mengetahui apa-apa yang tidak berhasil kita ketahui, hanya sedikit hal yang bisa kita lakukan terhadap perubahan; sampai kita mengetahui bagaimana kegagalan untuk mengetahui itu membentuk pikiran dan perbuatan kita’.

Kesadaran mengenai kebebasan dan kemampuan untuk memilihitu menguatkan diri bila menimbulkan pemahaman akan hal-hal yang mungkin dan besarnya potensi kita. Kesadaran itu juga amat mengancam bahkan menakutkan karena tiba-tiba kita menjadi bertanggung jawab (responsible dan accountable) atas tanggapan yang kita ambil. Kalau dulu kita bersembunyi dengan mempersalahkan masa lampau untuk membenarkan situasi dan masalah yang kita hadapi sekarang, memang menakutkan untuk berpikir kebalikannya. Dengan kesadaran itu, tiba-tiba tidak ada lagi yang bisa kita gunakan sebagai alasan pembenaran.

‘Tak peduli apa pun yang telah terjadi, sedang terjadi, atau akan terjadi, ingatlah bahwa ada ruang antara hal-hal itu dan tanggapan kita terhadapnya. Kalaupun hanya ada sepersekian detik antara rangsangan dan tanggapan, ruang itu mempresentasikan kemampuan kita untuk memilih tanggapan kita terhadap situasi apapun”.

Selamat Memilih

About donna imelda

donna imelda
Lecturer, sharing, capturing moments, writing, travelling, Kelas Inspirasi volunteer Sila ngintip di https://www.facebook.com/donna.imelda

Check Also

Between Three Ends Plus and The Power of Content

Harus ada yang menyuarakannya! Kata-kata itu menusuk telak di jantung saya saat Kang Maman Suherman ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge