Home » donna imelda (page 22)

donna imelda

donna imelda
Lecturer, sharing, capturing moments, writing, travelling, Kelas Inspirasi volunteer Sila ngintip di https://www.facebook.com/donna.imelda

salah jatuh cinta

Dan cerita itu pun dimulai disini……. Seorang devina Jatuh cinta lagi? Dengan laki orang? Udah kehabisan stok? Kami berdua tertawa terbahak-bahak, aku mentertawakan dia dan dia mentertawakan dirinya sendiri saat menceritakan kembali banyak hal lampau sampai hal terkini dengan begitu ringan dan lucu. Masih dengan perut yang sedikit sakit, aku mengatakan, “lama gak ketemu, masih gila loe ya, udah setua ...

Read More »

cinta dan varicella

Amazing, wajah damai yang muncul dibalik pintu kamar dan menyampaikan salam itu membuat saya mendadak sembuh sore ini setelah seharian perut saya seperti orang yang kena maag akut dan kepala pusing tujuh keliling plus bosan tingkat dewa karena gak bisa ngapa2in. Sebenarnya sih bukan semata karena virus varicella yang bikin beberapa bagian tubuh saya berbintil lepuhan merah ini saja penyebabnya ...

Read More »

periksa dahulu hidung anda

Saya punya tingkat sensitifitas yang cukup baik terhadap bau, mungkin ini bawaan genetik dari ibu saya yang memiliki sensitifitas yang kurang lebih sama, sehingga tak heran bila kalimat “bau apa sih ini” akrab sekali ditelinga kami sekeluarga. Tapi soal bau ini saya punya cerita, dan mengambil nilai moral didalamnya. Perihal bahwa saya memiliki dua orang kakak, dan sang kakak tertua ...

Read More »

ia kunamakan kasih

Aku menyembuhkan lukaku, lalu berdamai dengan hatiku. Dengan kepala tegak menerima kenyataan hidup, lalu menjelma menjadi manusia baru. Dan jika kau bertanya bagaimana bisa masih kusebarkan keindahan dihatimu maka jawabnya hanya “entahlah” Yang jelas, hanya mereka yg bahagia dan damai dalam hidupnya yang mampu berbagi dan merasakan kebahagiaan orang lain. Hasrat berbagi keindahan bukan lahir dari sebuah pengorbanan namun dari ...

Read More »

If two past lovers can remain friends

Ngadem di ruang berekstensi sembilan belas sambil menunggu mahasiswa yang hilang entah kemana atau belum tiba di mata kuliah utilitas yang seharusnya dimulai pukul 13.00 wib, saya pun mulai “wirid”an layar bb tuk membunuh waktu. Terhenti di timeline akun twitter saya dan senyum-senyum mendapati kalimat “If two past lovers can remain friends, it’s either they were never in love, or ...

Read More »

paradise in my mind

Waktu menunjukkan pukul 01.18 waktu Indonesia bagian tidur, devina masih terjaga didepan layar desktop dengan mata yang segar bugar. Tinggal satu langkah lagi dengan menekan tombol enter maka tahapan ini akan ia selesaikan. Ia mengambil nafas panjang sejenak, memberikan ruang untuk 1% keraguan menyelesaikan tahapan ini, dan kemudian menyerahkan 1% sisanya kepada Sang Kuasa. Ruang kecil dalam benaknya yang dahulu ...

Read More »

tahun ke-14

Fajar belum sepenuhnya menyingsing di Rempoa, tapi kehidupan di sebuah rumah sudah mulai menggeliat pada suatu hari di tanggal yang sama dengan hari ini empat belas tahun lalu. 27.07.97 tanggal hari itu, disaksikan Allah dan malaikat2 Nya, keluarga, kerabat dan sahabat, dengan mas kawin 27,7 gram perhiasan emas maka resmi lah ia disunting seorang lelaki tuk melangkah bersama disisa hidup ...

Read More »

biduk ini, hendak dibawa kemana?

Roda my red beauty melaju stabil di jalur tengah dengan kecepatan terjaga hanya sekitar 100 km/jam. Duduk manis dikursi penumpang, mendampingi my tinto yang bersedia memegang kemudi mengantarku ke Darmaga, alunan lagu Jalan Cinta, Sherina mengalun mengantar kami berbincang. Sungguh hal yang sangat biasa buat kami berbincang sepanjang perjalanan, dan momen pagi hari dengan jarak tempuh yang cukup jauh seperti ...

Read More »

gelas pecah

Relationship like glass, sometimes it is better to leave them broken than try to hurt yourself putting it back. Kalimat diatas menjadi kalimat pembuka Samuel Mulia di kolom parodi harian Kompas minggu pagi ini. Membaca kalimat diatas sontak dua nama melintas dikepala saya. Keduanya bukan orang baru dalam hidup saya, meski kalimat diatas seolah mewakili sesuatu yang saya rasakan akhir-akhir ...

Read More »

hadirmu, dikedai sore itu

Sesumbar kata merayakan ego, menantang Tuhan seolah sesuatu yang tak pasti akan lambat terjadi menggelayuti kakiku hingga berat langkah seolah tak mampu mengimbangi galau rasa ketika Tuhan menjawab tantangan ku tanpa mampu ku elak mempertemukan kami sore itu disebuah kedai. sesumbar bahwa hanya campur tangan Tuhan lah yang bisa mempertemukan kembali dua orang yang saling melukai dan saling membenci. Duduk ...

Read More »