Home » donna imelda (page 11)

donna imelda

donna imelda
Lecturer, sharing, capturing moments, writing, travelling, Kelas Inspirasi volunteer Sila ngintip di https://www.facebook.com/donna.imelda

Teknologi, Sosial Media dan Sampah Manusia

Meliburkan diri satu hari ini dengan alasan kesehatan, membuat saya memiliki lebih banyak waktu luang. Sebagian besar waktu saya gunakan untuk menyelesaikan tumpukan lembar jawaban Ujian Akhir Semester yang sudah lewat tenggang waktu ditemani televisi yang menyala dan sesekali rehat mengintip dua akun sosial media dan website pribadi saya melalui layar smartphone yang senantiasa terhubung dengan internet. Waktu terasa melaju ...

Read More »

insecurity in relationship

Entah sudah yang ke berapa kali saya menulis soal hubungan antar manusia, mungkin bagi yang rajin menyambangi blog saya bahkan bisa mendeteksi ketertarikan saya yang lebih mengenai hal ini, baik hubungan antar manusia, hubungan orang tua dan anak juga tentu saja yang tak kalah menariknya yaitu hubungan antara pria dan wanita yang seolah tak pernah habis-habis untuk di bahas. Hubungan ...

Read More »

Yang Pertama Buatmu, Bukan Hanya Aku #ArgaSeries #5

Aku memegangi kepalaku dengan kedua tangan, seolah menopang isi kepalaku yang mendadak sarat oleh pengakuan seorang teman lama tentang Arga. Meski ini bukan untuk yang pertama kali, tapi tak urung membuat jantungku berdetak lebih kencang. Sebodoh ini kah aku mempertahankan cinta untuk seseorang yang dengan mudah berbagi hati, lelaki yang sepanjang perjalanan hidupnya kerap singgah tuk sekedar bermain rasa dan ...

Read More »

Lelaki Yang Sama #ArgaSeries #4

Kereta melaju kencang meninggalkan Stasiun Universitas Indonesia saat jam tanganku menunjukkan pukul sembilan pagi di suatu hari Senin. Mengambil tempat ternyaman di sudut gerbong pertama khusus wanita, kereta ini akan membawaku melewati stasiun demi stasiun selama kurang lebih setengah jam ke depan menuju stasiun terakhir kereta ini yaitu Stasiun Bogor. Aku kembali menghidupkan layar ponselku, melanjutkan pembicaraan hangat melalui BlackBerry ...

Read More »

Oase…. #DevinaSeries

"Ada apa, Na"…sapa Adrian lembut di ujung telepon. "Gak ada apa-apa, dri, aku cuma lagi butuh teman ngobrol" jawabku "Ah, selalu begitu,.., ayolah cerita, pasti lagi gak enak hati kan? "Lah…kok maksa, kalo dibilang gak ada apa-apa itu berarti memang gak ada apa-apa dan gak usah dilembut-lembutin gitu deh suaranya" jawabku setengah merajuk "Iya….iyaaaa, gak ada apa-apa, bukan begitu tuan ...

Read More »

Yang Kusebut Surga itu….. #ArgaSeries #3

“Keindahan semisal bunga dibalik jendela…. indah namun terpisahkan. Terlihat namun tak tersentuh. Bukankah kau yg patahkan kuncinya?” Fajar terlihat berwarna merah dibalik bingkai jendela kamar pagi ini. Sejatinya indah, ada keinginan untuk segera mengabadikannya melalui kamera ponsel seperti yang biasa aku lakukan, lalu mengirimkannya ke Arga sebagai ucapan selamat pagi, bukan hanya foto-foto langit yang kukirim, apa saja yang aku ...

Read More »

saat kepalaku berdenyut…

Setengah jam…tak tau apa Cuma ada satu… Arga

Read More »

Tentang Arga #ArgaSeries #2

Aku dan Arga bertemu enam tahun lalu setelah berpisah selama 20 tahun. Lama terpisahkan samudera diantara dua pulau besar negeri ini kala kami masih remaja berseragam putih biru tua. Bahwa lalu kami bertemu kembali diwaktu yang sudah tak tepat lagi inilah yang kemudian menjadi pangkal rangkaian never ending story diantara kami bertahun-tahun. Terhitung sudah memasuki tahun ke enam kami bertemu ...

Read More »

Ini Bukan Sebuah Ucapan Perpisahan khan, Ga? #ArgaSeries #1

Pagi menjelang, matahari belum lagi tinggi di langit Jakarta, aku masih betah meringkuk di balik selimut tebalku setelah semalaman tidur nyenyak sekali. Begitu lelap meski hanya beberapa jam tertidur, hingga aku tak tau apakah aku sempat bermimpi tadi malam. Kemarin adalah hari yang cukup berat buatku, sejak pagi keluar rumah menembus belantara ibukota untuk berbagai urusan pribadi dan pekerjaan hingga ...

Read More »

Gak Semua Pria itu “Lelaki”

Kertas yang baru saja keluar dari mesin ditangan tertera angka 28, itu artinya hanya empat antrian sebelum saya dilayani oleh customer service di salah satu layanan smartphone di salah satu mall di terkemuka Jakarta Timur. Tak banyak memang, hanya empat antrian. Namun saya tak berharap banyak akan dapat dilayani secepat mungkin. Pemandangan disekitar saya memberi tanda bahwa saya harus banyak ...

Read More »