Home » Family and Parenting » Sudah Cukup, Bun… *surat dari anakku
sudah cukup bun

Sudah Cukup, Bun… *surat dari anakku

Merogoh-rogoh kantung depan ransel tuk cari uang parkir, mendapat sehelai kertas terlipat rapi yang sangat kukenal, diary rani.

Isinya :
Bunda aku sayang deh sama bunda. Maafin aku ya bunda.
Aku udah beresin kamar bunda dan kamar aku.
Bunda cantik deh.

Oh ya, aku dibayarnya gak usah pake upah.
Ucapan kata sayang pun sudah cukup.
Aku ikhlas deh bun.

Assalamualaikum
salam hani
Untuk bunda
———————————————————————————————————
teringat kejadian tadi siang…
rani akhir-akhir ini relatif lebih sering jajan dari biasanya.
mereka memang diberi uang dengan jumlah sekedarnya, untuk mencegah mereka membeli jajanan yang gak bagus buat kesehatan mereka.
Namun sifat nya tidak terlalu kaku, artinya bila mereka membutuhkan lebih banyak dari biasanya dengan alasan yang bisa diterima maka akan diberi tambahan.
Untuk alasan yang tidak urgent dipenuhi, biasanya mereka tidak mendapatkan cuma-cuma.
Mereka harus bekerja…terserah mereka mengerjakan apa, kadang cuma sekedar menyusun sepatu di rak, mengelap meja, membereskan mainan atau kamar, bahkan mencari uban di kepala bunda xixixixi.
Intinya untuk mendapatkan sesuatu mereka harus mengerjakan sesuatu, tidak ada yang gratis selain apa yang menjadi kewajiban kami sebagai orangtua mereka.

Nah, tadi siang rani “bekerja”, katanya dia perlu uang untuk beli sesuatu…
sedikit memaksa memang dan mengganggu apa yang sedang aku kerjakan
aku bilang..okay, nanti bunda kasih…mo ngerjain apa nak…
aku mo beresin kamar atas aja nda…

maka menghilang lah anak itu beberapa saat, dan kembali turun tanpa meminta “upah” nya.
aku juga tidak terlalu ‘ngeh malah…kok anak itu langsung main selesai membereskan kamar.

dan malam ini…pulang kerja…tanpa mengajak mereka aku ke Cibubur Junction….
dan saat pulang…surat cinta rani sudah duduk manis di ransel ku

tentu nak…
tentu bunda sayang sama rani juga
terima kasih keikhlasannya…

Cibubur Junction
31.10.09
10.00 wib

About donna imelda

donna imelda
Lecturer, sharing, capturing moments, writing, travelling, Kelas Inspirasi volunteer Sila ngintip di https://www.facebook.com/donna.imelda

Check Also

P8140535 - Copy

traveling asyik dimata anakku, lagu rindu sang bunda di bibir anaknya…

 Karena lagu yang tinggal diam di dalam hati seorang ibu, bernyanyi diatas bibir anaknya. Cuplikan ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge