Home » Review and Event » Smesco Youth Creative Show 2015: Sebuah Upaya Menciptakan Market dan Menumbuhkan Omzet Wirausahaan Muda
OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Smesco Youth Creative Show 2015: Sebuah Upaya Menciptakan Market dan Menumbuhkan Omzet Wirausahaan Muda

Yeaaay, ke Smesco lagi…
Keriangan itu terlintas di benak saya saat undangan untuk menghadiri Smesco Youth Creative Show 2015 datang melalui seorang rekan blogger. Meski ini adalah untuk kesekian kalinya saya menghadiri acara di tempat yang sama, namun ragam acara yang diselenggarakan membuat saya tak bosan untuk hadir kembali di gedung yang mendapat sebutan dengan RumahKU – Rumahnya Koperasi dan UKM ini.

Dibanding dengan tiga acara pendahulu yang juga menjadi rangkaian acara pada hari ini, acara Smesco Youth Creative Show 2015 seolah menjadi puncaknya. Meski hari masih pagi, telah hadir ratusan mahasiswa-mahasiswi dari berbagai perguruan tinggi yang ada di Jakarta. Bersama-sama tamu undangan lain dan ratusan pelaku UKM lainnya, mereka bersepatu dan berpakaian rapi mengantri mengisi daftar hadir dan memadati ruangan pertemuan yang terletak di lantai 4 Gedung Smesco yang terletak di kawasan SME Tower, Jalan Gatot Subroto, Jakarta pada hari Kamis, 3 Desember 2015.

Acara yang berlangsung selama tiga hari yaitu tanggal 3,4 dan 5 Desember 2015 tersebut dihadiri Direktur Utama Lembaga Layanan Pemasaran Koperasi Usaha Kecil Menengah (LLP-KUKM) Kementerian Koperasi dan UKM Ahmad Zabadi, Sekretaris Kementrian Koperasi dan UKM Agus Muharram, para pelaku UKM serta para dosen dan pimpinan dari berbagai perguruan tinggi yang bekerja sama dengan Smesco. Menurut Ahmad Zabadi, kegiatan tersebut adalah rangkaian dari promosi Galeri Indonesia WOW (GIW) yang telah resmi beroperasi di gedung tersebut sejak satu bulan yang lalu.

Keberadaan Galeri Indonesia WOW bukan hanya digunakan untuk memajang produk namun juga bisa dijadikan laboratorium kewirausahaan. Dalam kesempatan ini, dilakukan penandatanganan kerja sama antara LLP KUKM dengan 4 universitas dan 2 SMA/SMK tentang menjadikan SMESCO sebagai laboratorium kewirausahaan. Sebelumnya, telah dilakukan penandatanganan serupa dengan 16 perguruan tinggi negeri dan swasta di Jakarta dan Depok. Dari sini diharapkan bahwa kelak akan terjadi pertambahan jumlah para wirausahawan yang diringi dengan peningkatan pengetahuan dan keterampilan para pelaku KUKM, serta penguatan merek produk dan perluasan akses pasar.

Selain itu, acara Smesco Youth Creative Show 2015 juga dimeriahkan oleh kehadiran 40 stand kuliner Indonesia, gathering berbagai komunitas, serta pertunjukan musik dan talk show. Kegiatan talk show atau pelatihan diisi Dicky Sukmana (Creative Director Panenmaya Digital, Owner @infobandung, 10 Pemasar Terbaik versi MarkPlus) dan Henri Gunawan (Founder Tokotako.com Online Store Builder, Praktisi E-Commerce). Saya sempat mengikuti talk show yang dibawakan oleh Dicky Sukmana, dan sangat tertarik dengan materinya tentang bagaimana menginisiasi bisnis dan pentingnya branding. Materi ini diharapkan dapat memberi wawasan bagi mahasiswa dan pelaku UKM.

Acara yang mengusung tema Ciptakan Market, Tumbuhkan Omzet tersebut menjadi istimewa karena pada kesempatan tersebut Smesco menggratiskan 500 toko online untuk UKM selama satu tahun. Dan yang tak kalah istimewa, Smesco menyediakan dua ruang maker space yang merupakan ruang bagi UKM bereksperimen serta 36 meja co-working space sebagai tempat pembelajaran bagi UKM mem-branding produk. Ruangan-ruangan ini dilengkapi dengan creativity room serta productivity room yang juga berfungsi sebagai investor meeting place.

Selain itu, ada juga ruang untuk display permanen dalam bentuk concept store. Ruang ini diperuntukkan bagi pelaku usaha yang sudah establish dan memiliki konsep tertentu mengenai produknya. Sedangkan bagi pelaku usaha yang masih baru atau start up, bisa memajang produknya di area pop-up store. Ada juga fasilitas yang disebut dengan creative stage. Area dengan panggung yang cukup luas ini bisa dimanfaatkan bagi para wirausaha baru dan pelaku KUKM untuk mempromosikan produk secara langsung kepada konsumen.

Semua fasilitas ini bisa dimanfaatkan oleh berbagai pihak yang memiliki kepentingan berkaitan dengan wirausaha dan UKM, baik mahasiswa, maupun para pelaku usaha serta para pengguna internet atau netizen dan masyarakat tentunya. Keren ya!

Saya ikut optimis dengan upaya yang dilakukan oleh Smesco, semoga semua upaya tak berhenti sampai di sini dan semua program ini bukan menjadi event semata yang kesuksesannya hanya bsa dirasakan saat acara berlangsung, namun menjadi program yang sustainable, kontinyu dan terukur. Ada pendampingan buat mereka yang dibukakan toko online gratis itu, karena bukan tidak mungkin mereka belum memiliki ketrampilan mengelola toko online baik konten, penyajian dan distribusinya. Kerja sama dari berbagai pihak tentu diperlukan untuk mewujudkannya. Tentu saja kita tak mau toko-toko online itu layu sebelum berkembang bukan?

Semoga Sukses, Smesco RumahKU!

About donna imelda

donna imelda
Lecturer, sharing, capturing moments, writing, travelling, Kelas Inspirasi volunteer Sila ngintip di https://www.facebook.com/donna.imelda

Check Also

IMG20170624114433

[Resensi Buku] JAVASIESTA 17/17 – Indri Juwono

Perjalanan dengan seorang teman juga menjadi kendali pada diri sendiri. Bisakah tetap dengan karakter sendiri, ...

One comment

  1. Aku pernah diajak sebuah komunitas ke Smesco, dan waktu itu ada Menteri Koperasi kalau ngga salah. Acaranya penyerahan kredit untuk UKM.
    Pesertanya luar biasa banyak, hehehe, bahkan dudukpun kayanya berdesakan.
    Acara yang bagus sebenarnya, namun menurutku waktu itu kurang efektif, karena peserta yang terllalu banyak.
    Mungkin kebutuhan utama para pelaku UKM adalah pemasaran ya mba, mungkin itu yang lebih membutuhkan pendampingan.
    Sebenarnya pengin ke smesco, pengin lebih lama di gedung depan itu lho mba, barangnya bagus-bagus
    Nefertite Fatriyanti recently posted…TIK Untuk Pemberdayaan PerempuanMy Profile

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge