Home » Inspiration, Opinion, and Self Development » Saat Harus Berkata Tentang Donna
IMG_3496

Saat Harus Berkata Tentang Donna

Bahkan kekuatan saya pada kata-kata ternyata lebih baik dibanding dengan angka membuat saya mendapat julukan dosen Sastra Kimia oleh salah satu mantan dosen sepuh saat kuliah. Saya curiga, jangan-jangan mahasiswa betah di kelas saat saya ngajar bukan karena mata kuliahnya tapi karena saya mendongeng atau sedang stand up comedy di depan kelas.

Assalamualakum Wr Wb….

Selamat siang emak-emak hebat…

Wah, seru sekali ya. Empat hari yang luar biasa. Puluhan emak-emak heboh memperkenalkan dan mempromosikan dirinya. Di tengah kesibukan kantor dan mengajar di kampus, saya menyempatkan diri membaca promosi masing-masing finalis. Kesimpulannya hanya satu bahwa emak-emak finalis Srikandi Blogger 2014 ini memang hebat-hebat semua. Bangga menjadi bagian dari KEB meski belum mencapai satu tahun lamanya bergabung dan juga merasa bersyukur menjadi salah satu dari #50FinalisSB2014. Untuk itu saya acungkan jempol buat semua emak anggota KEB maupun finalis, dan tentu saja Makmin, Makpan dan Makjur yang telah bersedia bekerja keras dan memfasilitasi ini semua.

Kemeriahan #50FinalisSB2014 ini tidak membuat para emak-emak lupa diri bahwa di luar sana banyak saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah terutama banjir yang melanda Jakarta dan sekitarnya. KEB turun tangan melalui ‪#‎KEBPeduliBencana‬. Donasi terbuka buat semua orang dengan mentransferkan uang ke rekening BCA nomor 0662857546 a.n Irma Susanti, lalu konfirmasi melalui SMS ke 081389095599 setelah transfer dilakukan. Yuk turun tangan, sisihkan sebagian uang kita untuk mereka yang membutuhkan.

Saya yakin banyak yang belum mengenal saya, selain karena saya belum terlalu lama bergabung juga karena lebih sering menjadi silent reader tulisan emak-emak. Perkenalkan, nama saya Donna Imelda. Tidak punya nama alias apalagi nama pena karena merasa nama yang diberikan orangtua sudah senyawa dengan diri saya. Konon katanya nama itu berarti wanita cantik sehingga saya selalu merasa cantik saat dipanggil. Nah, kalau suatu saat kita bertemu, cukup panggil saja dengan Donna.

Percaya diri banget berjodoh dengan KEB karena lahir di tanggal yang sama dengan lahirnya Kumpulan Emak2 Blogger yaitu 18 Januari di Bandar Lampung 41 tahun yang lalu. Usia yang tak lagi muda sebenarnya, sudah senantiasa mawas diri dan banyak berbenah. Namun tetap merasa muda kalau berurusan dengan jalan-jalan dan bergaul. Gampang asik dengan siapa saja, kemana saja, kapan saja. Hal ini bisa jadi karena sejak kecil saya sering berpindah tempat tinggal di beberapa kota di Indonesia mengikuti ayah saya dinas. Saya terbiasa bertemu dengan orang baru, sekolah baru, tempat tinggal baru atau tetangga baru. Saya tumbuh menjadi seseorang yang mudah sekali beradaptasi dan banyak pengalaman yang saya miliki karenanya. Namun sejak kuliah tahun 1991, lalu menikah 16 tahun lalu dan memiliki pekerjaan di Jakarta, saya memilih untuk tetap tinggal di Jakarta sampai saat ini. Menikah dengan seorang lelaki bermarga Ginting dan memiliki dua orang anak perempuan. Inilah kami, Adofani’s Family. Nama yang saya buat dari singkatan nama kami berempat. Agus, Donna, Farah dan Hani.

adofani's family
Saya menyelesaikan pendidikan Strata Satu di Jurusan Teknik Kimia di Universitas Jayabaya Jakarta dan melanjutkan ke jenjang Pasca Sarjana di Jurusan Teknologi Industri Pertanian, Bogor. Orang menyebut profesi saya sebagai seorang dosen sejak bergabung dengan almamater saya sebagai salah satu tenaga edukatif tetap di tahun 1999 dan bertugas mengajar di Jurusan Teknik Kimia. Tak hanya itu, selain di bidang akademik dan mengerjakan beberapa riset yang berhubungan dengan bidang keilmuan saya, beberapa jabatan struktural juga saya emban seiring dengan perjalanan karir yang tahun ini sudah menginjak usia empat belas tahun. Dimulai dari tenaga struktural sebagai Kepala Laboratorium, Sekretaris Jurusan, Pembantu Dekan II Bidang Keuangan dan Personalia dan saat ini membantu mengelola program kelas karyawan yang dilaksanakan pada Hari Sabtu dan Minggu sebagai Wakil Ketua Pengelola Bidang Keuangan dan Kemahasiswaan. Saya sangat mencintai pekerjaan saya, baik sebagai seorang dosen maupun saat mengerjakan pekerjaan sebagai pejabat struktural. Saya nyaris tak dapat membedakan antara bekerja dan hobi. Keduanya menyenangkan. Bekerja dan mengajar dan adalah amanah dan bernilai ibadah, sehingga saya selalu berusaha mengerjakan dengan sebaik mungkin.

Sementara itu kecintaan saya menulis sudah saya rasakan sejak saya kanak-kanak. Di usia Sekolah Dasar saya sudah rajin menulis meski hanya di buku harian. Meski kini waktu saya sebagian besar tersita lantaran kesibukan sebagai profesional, namun kecintaan saya terhadap kata-kata tak demikian. Sedemikian banyaknya kosa kata yang saya punya dibanding teman-teman kuliah di Fakultas Teknik yang terkenal dengan julukan “anak metal” dan didominasi laki-laki, membuat saya sempat merasa salah memilih jurusan saat kuliah. Bahkan kekuatan saya pada kata-kata ternyata lebih baik dibanding dengan angka membuat saya mendapat julukan dosen Sastra Kimia oleh salah satu mantan dosen sepuh saat kuliah. Saya curiga, jangan-jangan mahasiswa betah di kelas saat saya ngajar bukan karena mata kuliahnya tapi karena saya mendongeng atau sedang stand up comedy di depan kelas. Ya, saya suka bercanda dan bercerita dengan mahasiswa. Ini foto-foto aktivitas saya dan urusan kampus.

campuss activity

Bicara soal prestasi, banyak sekali emak-emak yang merasa tidak punya prestasi lalu jadi minder. Beberapa mengatakan karena belum pernah menang ini, belum menang itu. Belum jadi ini atau belum jadi itu. Cuma peringkat sekian dan bukan peringkat sekian. Saya mempunyai pendapat yang berbeda tentang hal ini. Bagi saya, prestasi bukanlah seberapa hebat kita dibanding orang lain, tetapi seberapa hebat kita dibanding diri kita yang kemarin. Jadi bila emak-emak yang hari ini sudah lebih baik dari hari kemarin, itu adalah prestasi. Emak-emak yang ingin lebih baik esok hari dibanding hari ini, itu tandanya emak sedang mengukir prestasi. Yuk, bangga dengan diri sendiri sambil terus belajar dan memperbaiki diri lalu meraih yang kita inginkan. KEB memfasilitasi hal ini, banyak orang hebat dan berprestasi di KEB yang bisa membantu.

Ingin belajar, itu alasan utama saya bergabung dengan KEB. Saya suka nulis tapi belum pandai menulis dan ingin berprestasi dalam bidang menulis, ingin menerbitkan buku hasil tulisan saya sendiri. Untuk itu saya bersedia belajar menulis dari emak-emak hebat di KEB yang sudah duluan mencapai prestasi di depan saya. Meski pelan, meski dengan cara yang sederhana. Bukankah perjalanan jauh tetap harus dimulai dengan langkah pertama? Lalu melangkahlah saya lebih jauh, mengikuti Srikandi Blogger 2014. Hal yang tidak pernah terpikirkan oleh saya.

Untuk apa ikut Srikandi Blogger 2014? Padahal banyak tantangan yang harus saya ikuti di sempitnya waktu yang saya punya. Namun saya menemukan alasan kuat untuk ikut. Misi besar dalam hidup saya adalah sebanyak mungkin menyentuh hidup orang lain melalui tulisan. Passion saya jelas, seperti yang saya cantumkan pada bio di akun twitter saya @donnaimelda, yaitu sharing, capturing moment, writing and travelling. Saya peduli dengan pendidikan karakter anak bangsa, saya mencintai anak-anak dan pemberdayaan perempuan. Saat ini saya sedang mempersiapkan sebuah Taman Bacaan Masyarakat (TBM). Lokasinya saat ini masih di rumah saya. Masih berupaya menambah koleksi buku yang baru berjumlah sekitar 400 buah. Selain itu, saya turun tangan sebagai inspirator Kelas Inspirasi di bawah naungan Gerakan Indonesia Mengajar di berbagai kota di Indonesia. Saya menemukan kebahagiaan dalam kegiatan tersebut, berbagi mimpi dan menginspirasi. Begitu banyak kebahagiaan yang saya dapat sehingga saya menyebutnya all in one. Menginspirasi sambil travelling, bukankah itu luar biasa. Video kegiatan saya sebagai relawan pengajar Kelas Inspirasi Bogor bisa dilihat di sini, sedangkan Video Kelas Inspirasi Probolinggo bisa dilihat di sini. Oh ya saat ini saya juga sedang menunggu pelaksanaan Kelas Inspirasi Bandung, 19 Februari 2014 nanti. 

Kelas Inspirasi Bogor Probolinggo
Saya suka merekam momen, kemana saya pergi selalu ada kamera dan senang melakukan perjalanan. Dari semua itu saya terpanggil untuk harus membagi semua manfaat yang saya terima dari kegiatan tersebut dengan cara yang saya pilih yaitu tulisan. Dalam berbagi saya dapatkan momen-momen luar biasa yang tidak dapat dibeli dengan uang dalam setiap perjalanan saya. Terekam dengan baik dalam memori hidup saya dan menjadi rekam jejak buat anak cucu saya. Saya ingin mengatakan pada dunia bahwa berbagi adalah cara terbaik utuk mencapai kebahagiaan yang sejati. 

Saya tak mungkin sendirian mencapai mimpi besar saya untuk membuat sebanyak mungkin hidup orang lain lebih baik dan bermakna. Saya harus banyak belajar dan bergandengan tangan dengan orang lain. Bergabung Kumpulan Emak-Emak Blogger dan mengikuti Srikandi Blogger 2014 bagai salah satu pintu yang Allah buka buat saya. Di balik pintu itu ada jalan untuk saya mencapai tujuan hidup, juga jawaban atas doa-doa saya agar saya dipertemukan dengan orang-orang yang dengan mereka saya bisa belajar dan bergandengan tangan. Saya ingin hidup saya berarti, berpengaruh. Bukan supaya saya terkenal dan terlihat hebat, tapi dengan itu saya lebih punya banyak kesempatan untuk menebar manfaat. Besar harapan saya, Srikandi Blogger adalah salah satu jalannya, semoga saya melaju ke babak berikutnya dan terpilih kelak menjadi salah satu Srikandi Blogger 2014.

Saya mengenal baik kepribadian diri saya dan berusaha selalu menjadi yang terbaik sebagai pribadi tanpa harus seperti orang lain. Berpikir tentang kekuatan yang saya punya. Tujuannya sederhana, agar tindak tanduk saya selalu ada dalam koridor positif yang saya pikirkan, agar fokus pada kekuatan bukan kelemahan dan memperoleh hasil akhir seperti yang saya inginkan. Meski saya mengenal baik siapa diri saya, namun untuk menyatakan atau mempromosikan diri, rasanya saya lebih nyaman bila orang lain yang mengatakannya.

Kemarin saya sempatkan meminta beberapa orang menjawab pertanyaan saya, apakah saya layak jadi Srikandi Blogger 2014, apa hal baik yang saya punya sehingga saya layak untuk itu. Secara random di waktu yang sempit di sela-sela istirahat kerja, saya menanyakan hal tersebut di atas pada 22 orang yang saya kenal dan berinteraksi aktif baik offline maupun online, pria dan wanita, berbagai usia dan latar belakang. Jawaban mereka rata-rata hampir sama satu dengan yang lain. Emak-emak sekalian, perkenankan saya menyertakan beberapa jawaban mereka yang saya anggap bisa mewakili lainnya. Ini jawaban mereka.

Menurut kami Bu Donna pantas menjadi pemenang Srikandi Blogger karena goresan tintanya mampu menginspirasi kami sebagai mahasiswa untuk terus semangat menggapai mimpi. Bu Donna Juga agen curhat yang oke banget karena beliau mampu memberikan solusi terbaik saat sesuatu yang terlihat sulit menjadi mudah untuk dijalani. Bu Donna juga seorang planner yang baik dalam segala hal, tak ketinggalan bahwa jiwa sosial dan sikap humble yang dimilikinya mampu membius orang-orang di sekitarnya untuk sayang sama beliau dan point terakhir namun bukan yang paling akhir adalah beliau memiliki kepribadian yang menarik dan unik namun tetap di segani (Deby and her geng: Ayu, Katrin dan Junita).

Menurut tante, Dona punya semangat tinggi memperjuangkan kepentingan orang lain. Ini lebih dari pada kepentingan diri sendiri. Tante banyak baca kegiatanmu dan terus terang kagum karena Dona bs membagi waktu utk keluarga terutama anak2, walau masih terasa kurang karena diluar banyak yg membutuhkan perhatianmu. Hati Dona yg penuh kasih terlihat dari kunjungan orang2 Baduy dan anak2 diluar daerah yg senang menerima kedatangan Dona. Tante salut Don, dan tetap maju untuk menjadi Srikandi Blogger. Smoga sukses sll. God bless U. Good luck. (Eyang Titoet, Semarang)

Mbak Donna itu perempuan inspiratif banget n punya hidup yg sempurna. Keluarga bahagia, karir sukses, kerja sosial oke, hobby traveling, photograpy, menulis semua bs dikemas indah di sela2 kesibukan. Meskipun aku blm kenal scr pribadi dgn mbak Donna tp sedikit banyak sdh tau prinsip hidup mbak Donna yg membumi (Dyan Martha)

Mbak luwes dalam bergaul. Sama siapa aja cepet akrab. Giat berusaha memperbaiki diri dalam dunia tulis-menulis dengan mengikuti berbagai pelatihan.Bisa menyesuaikan diri di lingkungan baru. Apresiatif terhadap karya teman, termasuk karyaku, he he.(Jack Alawy, penulis dan relawan)

Runut perjalanan dan jam terbang bunda yang panjang ada banyak pelajaran pastinya. Tentunya byk pengaruh di tulisan blog bunda. Jujur, penyayang dan inspiratif. Jiwa sosial yang tinggi, pendidik yang terus mau belajar jg. Jujur te op pe be ge te te. (Afi Ida)

Banyak mba pertama kamu orangnya ramah, mudah menyatu dengan warga atau masyarakat yg kamu kunjungi mba, kamu tidak cuma berwisata selayaknya orang jalan” kaya biasa, tapi di situ kamu sambil memberikan pembelajaran kepada ke dua anak mu mba. terus tulisan kamu bagus mba enak di bacanya menarik juga jadi wajar kalau kamu terpilih menjadi 50 besar mba semangat ya mba lanjutkan.(Amiem, Dieng Traveller dan Guide)

Testimoni di atas tiada maksud selain membantu saya menyampaikan promosi hal yang saya rasakan pula adanya pada diri saya. Semoga tidak berlebihan. Tapi di atas itu semua, saya percaya dan yakin pada kredibilitas para MakJur, keputusan mereka kelak adalah keputusan yang terbaik. Saya hanya berusaha melakukan yang terbaik.

Demikian, sekilas tentang saya. Terimakasih telah berkenan membaca.

Doakan dan dukung saya ya maks…

Salam
Donna
circle di

 

Tulisan ini dibuat dalam rangka seleksi sebagai #50FinalisSB2014 Pemilihan Srikandi Blogger 2014 yang diadakan Kumpulan Emak-Emak Blogger

About donna imelda

donna imelda
Lecturer, sharing, capturing moments, writing, travelling, Kelas Inspirasi volunteer Sila ngintip di https://www.facebook.com/donna.imelda

Check Also

P_20160401_151657

Kebun Raya Eks Tambang Emas Minahasa, Sebuah Persembahan Bagi Alam

Berkali saya melihat gambar yang sejatinya memancing imaji keindahan. Lubang-lubang putih menganga, berserakan di sebuah ...

8 comments

  1. you do deserve it! Sukses maaak….cheers et enjoy SB 2014 yaaa…

  2. Medio 2010an saya pernah jadi mahasiswa Mak Dosen keren ini, di kelas ekstensi Jayabaya. Rumus dan teori kimia yang ‘ngejlimet’ disampaikan dengan bahasa yang renyah, dan asyik… Bu Donna sangat layak jadi pemenang SB2014… Sukses selalu ya Bu!

  3. Emak” yg satu ini memamg layak dpt bintang… top pokok’e

  4. Assalammualaikum wrwb.

    waahhh saya beruntung berkenalan & berbincang dengan ibu yang enerjik satu ini, saya juga merasa beruntung bisa kenal dengan mba Donna ternyata seorang Srikandi blogger yang keren punya loh, cek aja tulisan blognya yang mantab #iklanberbayar hahahaha

    kapan-kapan diskusi & ngobrol lagi mba, bisa sharing juga soal nge-blog, kelas inspirasi, foto-foto sampai bagi-bagi rumus kimia awet muda ya mba hehehehe 😀

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge