Saturday, October 21, 2017
Home » Cerita di Balik Kisah » manusia ilalang

manusia ilalang

Manusia terkadang tak lebih ilalang.

Tumbuh dengan mudah dilahan mana pun sebagai gulma.

Tak memberi manfaat selain mengambil untuk dirinya sendiri.

persis sepertimu setiap singgah di hidup orang lain

Ilalang tumbuh tinggi, tapi tak dapat meneduhkan selain menorehkan perih dari pinggir tiap helaian berdurinya.

persis sepertimu, tingginya hati, tak memiliki empati selain melukai, lalu pergi tanpa perduli

Hijau ilalang seperti sebuah etalase alam….

menyajikan hamparan luas indah dipandang, namun tak ramah untuk mereka yang bertandang

lagi-lagi, persis seperti kamu….bagi mereka yang melihat dari kejauhan

ketika kemarau tiba, wahai ilalang

kamu kering meranggas dan mudah tersulut panas

lalu terbakar dan menyisakan tak lebih abu yang habis terbawa angin

dan berakhir menjadi tiada, dihati siapa pun engkau pernah singgah

bersembunyilah dalam gelap dan dingin tanah

seraya menghibur diri bahwa dunia masih milikmu

menunggu musim berganti…dan kembali memutari siklus

namun tetap……sebagai ilalang

tak memberi manfaat, selain untuk dirimu sendiri

teringat apa yang pernah Kahlil Gibran tulis….”bila selama ini engkau berjalan dibalik dalam gelap malam, kali ini siang akan menunjukkan wajahmu”

buat dia yth yts ytc…

catatan kecil di keudee kupi

kemarin, 3 Juni 2011

About donna imelda

donna imelda
Lecturer, sharing, capturing moments, writing, travelling, Kelas Inspirasi volunteer Sila ngintip di https://www.facebook.com/donna.imelda

Check Also

IMG_1018

Yang Pertama Buatmu, Bukan Hanya Aku #ArgaSeries #5

Aku memegangi kepalaku dengan kedua tangan, seolah menopang isi kepalaku yang mendadak sarat oleh pengakuan ...