Thursday, November 23, 2017
Home » Review and Event » Kolaborasi Apik TDB, Kementrian Pariwisata, PMI dan Band Musik Cokelat dalam Solidaritas untuk Sesama
tdb

Kolaborasi Apik TDB, Kementrian Pariwisata, PMI dan Band Musik Cokelat dalam Solidaritas untuk Sesama

Setengah bergegas saya meniti langkah dari halte bis Trans Jakarta menuju Gedung PMI Jakarta yang berada di seberangnya. Di tempat itu, dunia blogging, pariwisata, kemanusiaan dan musik bergabung menjadi sebuah pertemuan yang asik. Hari Minggu, 10 Januari 2016 sebuah sarasehan lintas bidang terselenggara. Di bawah koordinasi sekumpulan blogger yang tergabung dalam grup Tau Dari Blogger (TDB), sebuah kolaborasi apik pun tercipta antara TDB, Kementrian Pariwisata, PMI dan Band Cokelat dalam solidaritas untuk sesama.

Tak perlu menarik garis tegas untuk menyatakan siapa yang paling bertanggung jawab menggalang solidaritas untuk sesama, karena hal ini menjadi tanggung jawab kita bersama. Dan bila ini dilakukan dalam bentuk kolaborasi lintas bidang dan lintas platform, maka sebuah sinergi yang akan tercipta. Dengan nada yang sama hal ini yang diungkapkan M. Muchtar, S. Kom selaku humas PMI sekaligus penggerak TDB dalam sambutan di gathering perdana TDB ini. Beliau mengatakan bahwa sarasehan ini diharapkan akan menjadi sebuah langkah awal yang baik dan bermanfaat dalam menggalang solidaritas untuk semua secara bersama-sama.

Saya menemukan benang merah yang cantik dalam sarasehan ini. Sungguh menarik bahwa banyak sekali hal yang menarik yang bisa kita lakukan bila kita mau membuka diri dan bergandengan tangan seperti TDB yang bergandengan tangan dengan PMI, Pesona Indonesia dan Grup Musik. Dr. H. M. Iqbal Alamsjah, M.A. dari Biro Humas dan Komunikasi Kementrian bahkan mengatakan bahwa sarasehan yang digelar TDB ini adalah sebuah angin segar bagi kita semua. Blogger kini diharapkan bukan hanya sekedar corong informasi namun juga punya andil besar dalam mewujudkan kepedulian terhadap lingkungan dan kemanusiaan.

Contoh yang paling sederhana adalah blogger harus turut serta mendukung dan mengajak semua pihak untuk mengkampanyekan RUU Kepalangmerahan terkait dengan penggunaan lambang palang merah. Seperti yang disampaikan Herman, S. Kom selaku Diseminator PMI, di lapangan banyak sekali terjadi penyalahgunaan penggunaan lambang Palang Merah untuk tujuan komersil. Bahkan yang paling menyedihkan adalah digunakannya lambang Palang Merah untuk minuman berbasis susu anak-anak. Di kemasan serupa kantung darah disertakan pula lambang Palang Merah dalam kemasan tersebut, saya sungguh merasa miris. Bayangkan!

Kegiatan blogging juga bisa digunakan untuk menggugah kesadaran tentang kemanusiaan. Dalam sarasehan tersebut, beberapa pelaku kegiatan kemanusiaan terutama mereka yang merupakan anggota PMI merasakan dan menyadari bahwa akan sangat bermanfaat sekali bila kegiatan-kegiatan kemanusiaan mereka –yang saya sebut dengan kegiatan yang mulia– itu diangkat dalam bentuk tulisan. Mereka akhirnya tertarik sekali untuk menuliskan dan mendokumentasikannya dalam bentuk blog. Luar biasa ya virus semangat yang menyebar karena kolaborasi ini.

Mbak Nuty Laraswaty –pakar digital marketing—mengatakan solidaritas untuk sesama bisa disebarluaskan secara aktif dan efektif dengan menggunakan teknik-teknik digital marketing. Dalam sarasehan tersebut beliau membekali kami dengan beberapa ilmu dasar penggunaan sosial media, blog dan digital marketing. Solidaritas untuk sesama juga tak hanya menyentuh urusan kemanusiaan tapi banyak hal lain termasuk kesehatan dan UKM yang digadang-gadang akan menjadi isu nasional yang hangat untuk dibicarakan.

Acara sarasehan yang sebelumnya sudah hangat, makin seru dengan kehadiran Grup Band Cokelat. Mengisi sesi terakhir acara, grup band yang diawaki oleh Edwin, Ronny dan Jackline ini menyampaikan dua hal yaitu Gerakan Bersih dan Senyum serta pentingnya kebanggaan sebagai Bangsa Indonesia dengan menggunakan produk-produk buatan Indonesia. Banyak kok barang-barang buatan putra-putri bangsa yang memiliki kualitas tingkat dunia. Band Cokelat bahkan menggunakan drum dan gitar buatan lokal yang sudah mendunia lho.

Sebagai duta Gerakan Bersih dan Senyum, ketiganya sepakat bahwa kita memang masih banyak harus berbenah. Masalah kebersihan memang masih menjadi pekerjaan besar bangsa ini, padahal citra negeri ini juga terkait dengan kebersihan. Bagaimana kunjungan wisatawan asing ke Indonesia meningkat bila destinasi wisata yang ditawarkan tidak dikelola dengan baik, tidak dirawat oleh kita sendiri dan sampah bertebaran di mana-mana.

Mulailah dari kesadaran diri dan melibatkan lingkungan kita berada untuk memperlakukan sampah dengan bijak. Bukan hanya sekedar buanglah sampah pada tempatnya namun juga mengurangi produksi sampah bahkan mengolahnya bila memungkinkan. Kenalkan konsep ini lebih dini pada anak-anak dan keluarga, lalu ambil peran dalam lingkungan. Mulai dari hal kecil dan dari diri sendiri. Bukankah bila setiap dari kita melakukan hal yang sama, masalah ini juga bisa diatasi sama-sama.

Sebagai penutup, sebagaimana yang disampaikan Pak Iqbal dari Pesona Indonesia yang ke depannya ingin mengajak dan merangkul lebih banyak lagi berbagai komunitas dan media untuk turut serta melakukan aksi dan berbagi informasi untuk ikut mewujudkan secara nyata country branding Indonesia yaitu Pesona Indonesia dan Wonderful Indonesia, yuk kita berkolaborasi, memainkan peran sebaik-baiknya, melalui tulisan yang menarik dan pemberitaan yang positif yang mampu menggalang solidaritas untuk sesama dan meningkatkan citra bangsa.

Dan… acara pun diakhiri dengan menyanyikan lagu Bendera bersama.

Merah Putih teruslah kau berkibar… di ujung tiang tertinggi
Di Indonesia-ku ini.

Damn, I love Indonesia

*photo credit #TauDariBlogger

About donna imelda

donna imelda
Lecturer, sharing, capturing moments, writing, travelling, Kelas Inspirasi volunteer Sila ngintip di https://www.facebook.com/donna.imelda

Check Also

IMG20170624114433

[Resensi Buku] JAVASIESTA 17/17 – Indri Juwono

Perjalanan dengan seorang teman juga menjadi kendali pada diri sendiri. Bisakah tetap dengan karakter sendiri, ...

5 comments

  1. Pengen ketemuan sama Band Cokelat hehehe
    Salman Faris recently posted…Tausiyah Cinta : Karena Cinta Itu Ditumbuhkan Bukan DicariMy Profile

  2. mellaui komunitas juga bisa ikut berbagi dengan donor darah ya
    Lidya Fitrian recently posted…Kapal Selam AlvinMy Profile

  3. Foto seseruannya kocak abis…
    adi pradana recently posted…Basah kuyup karena sambal bawang gobal-gabulMy Profile

  4. Eksistensi blogger semakin moncer sehingga banyak yang mengajak kerjasama.
    Maklum blogger bisa mengupas tuntas apa saja sehingga layak diajak untuk berpromosi ria
    Salam hangat dari Jombang
    Pakde Cholik recently posted…Ngeblog Bisa MembunuhmuMy Profile

  5. Eksistensi blogger semakin diakui sehingga banyak yang menggandengnya. Maklum blogger bisa mengupas tuntas apa saja dan pas untuk partner promosi
    Salam hangat dari Jombang
    Pakde Cholik recently posted…Ngeblog Bisa MembunuhmuMy Profile

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge