Sunday, September 24, 2017
passion

Its ur Passion

Perkuliahan Sabtu Minggu semester ini telah berakhir, ditutup dengan pegal2 pinggang dan bahu setelah mengkoreksi lembar demi lembar jawaban ujian yang jumlahnya ratusan itu kemarin malam. Niat ku sudah bulat. istirahat hari ini sebelum minggu depan memulai kegiatan semester pendek dan beberapa kegiatan yang biasa dilakukan sebelum semester berikutnya dimulai.

Hari ini cerah, secerah hatiku. Gimana nggak, bangun pagi2 sudah terdengar riuh ramai dari lantai bawah percakapan seorang nenek dengan dua cucu perempuannya yang hendak berangkat sekolah.
Yup, my mom lagi datang dari lampung dan menginap dirumah, seru ngobrol dengan dibarani.

Personality beliau yang “rame” membuat seusana rumah jadi beneran rame. Tapi sebenarnya ada satu hal yang paling mendominasi otak ku bila sedang berkumpul dengan beliau, yaitu masakannya..!!
So, gak heran bila perbincangan kami sesaat setelah anak2 berangkat sekolah adalah; mam…mo masak apa neh, biar si mbak yang belanja ke warung sayur xixixixixi.

Dan perayaan hari malas regional dimulai.
Nyokap ama si mbak mulai masak, tapi nyokap mah tetep aja sambil “mendongeng” sih…yang artinya meski aku selonjoran sambil baca koran di sekitar beliau (rumah mungil kami memungkinkan orang2 on the living room tetap berinteraksi dengan kegiatan di dapur) telinga ku tetep wajib mendengarkan dongeng beliau dan sesekali menyahut, supaya gak dibilang durhaka ha ha ha, pizz mam….

Scanning awal halaman demi halaman surat kabar yang sarat dengan iklan terhenti pada halaman klasika karier, pada sebuah artikel yang ditulis oleh Rene Suhardono.

Tajuknya menarik : YOUR PASSION IS NOT WHAT YOU’RE GOOD AT, -IT IS WHAT YOU ENJOY THE MOST”

Menulis tentang passion dan karir.
Beliau menulis bahwa passion itu adalah segala hal yang sangat, sangat, sangat diminati sehingga tidak pernah terpikir untuk tidak mengerjakannya.

Beliau mencontohkan beberapa publik figur seperti Obin yang sejak SD sampai hari ini masih menekuni dan menyempurnakan koleksi kain nusantaranya sambil menghasilkan karya otentiknya, Indro warkop yang dalam setiap kesempatan berusaha membuat orang tertawa, bahkan tanpa dibayar sekalipun, Ligwina Hananto yang seolah punya energi yang terbarukan setiap kali berbicara soal pengelolaan keuangan keluarga dan kampanye stoppemiskinan…itu semua merupakan manifestasi PASSION..!!

Passion adalah anak tangga pertama sebuah perjalanan karir. Namun perlu diluruskan dulu bahwa tidak lah sama antara pekerjaan dengan karir.
Pekerjaan adalah alat bagi organisasi untuk mencapai tujuan tertentu dan alat bagi individu untuk terus tumbuh sebagai pribadi dan profesional.
Sedangkan karir adalah berbicara mengenai diri sendiri, bicara soal pemenuhan kebahagiaan dan ketercapaian. Sehingga seseorang bisa dipecat dari pekerjaan namun tidak akan bisa dipecat dari karir.
YOUR CAREER IS YOURS, YOU CAREER IS YOU !!

Kerja tanpa passion = kerja tanpa karya.
Tanpa passion, semua aktivitas hanya sekedar untuk pemenuhan kebutuhan minimal memperoleh gaji, pangkat, fasilitas kerja, dan atribut lain. Tidak ada kesenangan berkarya. Tak ada keasyikan merasakan hal-hal baru. Tidak ada desakan dari dalam diri untuk terus menerus menjadikan diri lebih baik. Semua dilaksanakan atas nama uang, kebutuhan, dan keterpaksaan.

Bekerja dengan passion = bekerja dengan hati
Berkontribusi dengan makna.
Dengan passion, aktivitas paling menantang sekalipun akan menyenangkan. Uang, pangkat, pengakuan, dan segala atribut lain yang berdatangan hanya dipandang sebagai by product, sehingga seandainya bekerja gratisan pun OK.
Bangun tidur diawali dengan semangat melakukan hal yang paling diminati dalam hidup ini. Kerja, bermain, beristirahat seolah menyatu.

————————————————
Tulisan ini seolah menjadi soulmate tulisan saya yang lalu tentang lentera jiwa (baca : http://www.facebook.com/note.php?note_id=353790823294) yang terilhami dari sebuah acara yang mengusung “menonton dengan hati” sebagai jargon.
Lentera jiwa sebenarnya sudah menjawab kegundahan diri yang mendera saya hampir satu tahun belakangan ini, tapi tulisan hari in meyempurnakan jawaban tersebut.
Kesimpulan saya berikutnya adalah satu, bahwa semua bermuara hanyalah pada “PEMENUHAN KEBAHAGIAAN DAN KETERCAPAIAN (FULFILLMENT)”.

Saya tahu persis dan peduli dengan passion yang saya miliki. Saya tahu persis hal2 apa yang membuat saya bergairah, yang membuat saya berarti, yang membuat saya merasa bermanfaat buat orang lain, dan selalu berhasil membuat saya tidak bisa tidur bila imaginasi saya sedang mencipta masterplan hidup saya ke depan.

Passion juga yang menyadarkan saya dan klop dengan apa yang ditulis dalam buku Rene Suhardono bahwa “YOUR JOB IS NOT YOUR CAREER”….sehingga bila pada suatu masa saya pernah mengalami kondisi saya bisa kehilangan jabatan saya setiap saat pun saya tidak pernah khawatir.
Karena saya percaya bahwa Allah menjamin kerja keras dan kejujuran seseorang, bahwa rezeki saya tidak akan tertukar meski tempat duduk saya berganti.
Saya selalu meng-afirmasi diri saya untuk tetap ada dalam orbit tersebut dengan mengatakan bahwa setiap hari saya bukan bekerja namun saya berkarya, bukan sekedar meluangkan waktu 8-12 jam setiap hari, dan bukan semata-mata karena imbalan uang.
Ada passion yang menggerakkan saya.

Saya menemukan keasyikan saat bekerja dan menemukan kesenangan saat berkarya.
Saya peduli dengan passion yang saya miliki dan kemana saya bisa pergi dengan passion yang tak pernah padam itu.
Tinggal satu hal : Mungkin kendaraan yang saya miliki tidak lagi sesuai dengan passion itu, rasa2nya juga menjadi tak mungkin memberi ruang buat saya untuk tetap berkarya
Tapi saya masih berani bermimpi kok….
Insyaallah suatu saat sampai kesana

Nirmala, 24 Juli 2010
angan berarak bersama aroma masakan bunda tercinta

About donna imelda

donna imelda
Lecturer, sharing, capturing moments, writing, travelling, Kelas Inspirasi volunteer Sila ngintip di https://www.facebook.com/donna.imelda

Check Also

P_20160401_151657

Kebun Raya Eks Tambang Emas Minahasa, Sebuah Persembahan Bagi Alam

Berkali saya melihat gambar yang sejatinya memancing imaji keindahan. Lubang-lubang putih menganga, berserakan di sebuah ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge