Home » Review and Event » Drama Musikal Khatulistiwa – Hadirkan Jejak Langkah Negeri Melalui Edutainment Menarik

Drama Musikal Khatulistiwa – Hadirkan Jejak Langkah Negeri Melalui Edutainment Menarik

Setiap individu dapat menjadi pahlawan bagi orang terdekat, teman dan ruang sosialnya – terlepas ruang dan waktu. Karakter hebat yang telah dilakukan oleh para pahlawan bangsa sebagai pendahulu.
Tiara Josodirdjo – Drama Musikal Khatulstiwa

Kalimat di atas sungguh menyentuh ruang kalbu terdalam saya, menghadirkan sebuah tanya, “apa yang sudah saya lakukan untuk orang-orang di sekitar saya? Dan apakah pantas saya disebut sebagai pahlawan bagi mereka?”

Tanya itu pun seolah mendapat jawabnya, di sepanjang acara Press Conference Peluncuran Drama Khatulistiwa – Mengenal Jejak Langkah Negeriku di Cafe Lamoda Plaza Indonesia, 4 Oktober 2016. Bahwa memang benar, banyak hal yang kita bisa lakukan untuk orang-orang di sekitar kita, karena kini makna pahlawan tidak lagi mereka yang harus berada di medan perang dan memanggul senjata namun bisa dilakukan dengan menghasilkan karya yang bermanfaat bagi orang banyak atau orang-orang di sekitar kita.

IMG-20161004-WA0118
Para Bloger dan Vloger bersama Ibu Tiara Josodirdjo

Hal itu pula yang terpikir jauh lebih dahulu dalam benak seorang perempuan cantik –Tiara Josodirjo– yang memiliki mimpi besar sembilan tahun yang lalu untuk mengangkat kisah Bangsa Indonesia ke sebuah pertunjukan musikal. Ide menghadirkan kisah sejarah yang menampilkan karakter hebat para pahlawan bangsa dalam bentuk drama musikal pun muncul sebagai jawaban untuk menyajikan konten edukatif melalui karya seni sebagai bentuk perjuangannya sebagai anak bangsa dan generasi penerus dalam menjaga dan mengisi kemerdekaan.

Nah, di awal tahun 2016, gagasan ini pun mulai diwujudkan dalam sebuah program sosial yang mensosialisasikan dan membudayakan kekayaan seni, budaya dan cerita bangsa Indonesia dengan kemasan yang menghibur dan edukatif. Berkolaborasi apik dengan P.T. Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) dan ZigZag Indonesia untuk memaknai Hari Pahlawan Nasional yang akan jatuh pada bulan November mendatang, Tiara melalui Josodirdjo Foundation yang didirikannya, mengajak generasi muda untuk mengenal jejak langkah negerinya dengan mempersembahkan sebuah inisiatif sosial berupa drama musikal bertajuk Khatulistiwa. yang akan dipentaskan pada tanggal 18-20 November 2016 di Teater Taman Ismail Marzuki – Jakarta.

Digawangi Tiara Josodirdjo sebagai Produser Eksekutif dan disutradarai oleh Adjie N.A dari Peqho Teater, drama musikal ini menceritakan kisah patriot pahlawan bangsa dari era VOC hingga era kemerdekaan di berbagai daerah di Indonesia. Masing-masing kisah tersebut akan menampilkan seni dan budaya khas Nusantara yang mewakili kurun tersebut. Hal ini bisa dilihat dari desain kostum, busana dan musik yang mengiringi pementasan tersebut. Tak tanggung-tanggung lho, sedikitnya ada 50 lagu Indonesia dan serangkaian tarian Nusantara yang sudah disiapkan untuk mengiringi pementasan ini.

Dalam kesempatan tersebut Adjie mengatakan bahwa “di tengah derasnya arus informasi dari negara lain, tantang terbesar yang dihadapi para pelaku bisnis dan pekerja seni kreatif adalah bagaimana meningkatkan kepedulian kita terhadap kelestarian nilai luhur bangsa.”

IMG20161004162633

Dituturkan secara menarik, Drama Musikal Khatulistiwa menghadirkan dua tokoh sentral ayah dan anak yang sedang menikmati perjalanan berkemah bersama teman-temannya. Melalui Sang Ayah, mengalirlah kisah balik cerita semangat perjuangan Cut Nyak Dien, Sisingamangara, Christina Martha Tiahahu, Dewi Sartika, Sultan Hasanudin dan para penggerak Sumpah Pemuda hingga masa Proklamasi Kemerdekaan Indonesia oleh Soekarno dan Hatta. Setiap dari tokoh-tokoh pahlawan ini memiliki ciri khas perjuangan masing-masing. Ada yang dengan memanggul senjata, ada yang melalui pemikiran intelektual dan kekuatan persatuan.

Dalam press conference kemarin, Tiara Josodirdjo sempat menyampaikan keprihatinannya atas kurangnya pengetahuan anak-anak sekarang terhadap sejarah dan nilai-nilai kepahlawan bangsa, sehingga wajib bagi kita untuk dapat menyampaikannya. Namun disadari bahwa bukanlah hal mudah untuk membuat anak-anak atau generasi muda tertarik dengan sejarah yang identik dengan hapalan yang membosankan. Drama musikal ini diharapkan bisa menjadi jembatan agar sejarah dan nilai-nilai kepahlawanan bisa masuk ke kehidupan mereka dengan cara yang menyenangkan.

Dalam kesempatan itu pula ditayangkan beberapa cuplikan Drama Musikal Khatulistiwa. Wah… baru cuplikannya saja saya sudah terpesona dan  jatuh hati, apalagi menonton pertunjukan sebenarnya nanti. Terlebih saat lagu Tanah Airku dinyanyikan dengan begitu apik oleh Gabriel Harvanto, merinding saya mendengarnya. Dan sambil malu hati, saya bertanya pada diri, apa yang sudah saya lakukan untuk negeri ini? Ah, meleleh…

IMG20161004165118

Melalui Drama Musikal Khatulistiwa yang melibatkan sejarawan, pakar pertunjukan, dan ratusan artis muda bertalenta diantaranya Rio Dewanto, Kelly Tandiono, Tika Bravani, Epy Kusnandar dan Sita Nursanti, sejarah dan seni budaya Indonesia disajikan dalam kemasan yang menghibur dan menarik untuk dinikmati. Dengan cara ini diharapkan penonton akan terinspirasi betapa berharganya tanah air yang mereka miliki sehingga kemudian bersama-sama menjaganya.

Hal ini mengingatkan saya pada perjalanan saya bulan lalu ke Kuala Lumpur. Oleh Tourism Malaysia Kuala Lumpur saya berkesempatan menyaksikan sebuah drama musikal ala broadway di MUD KL di salah satu heritage building tak jauh dari Dataran Merdeka. Drama musikal yang menceritakan sejarah Kuala Lumpur itu menjadi daya tarik utama wisata di negeri itu. Dan saya pun membayangkan bahwa Drama Musikal Khatulistiwa ini pasti tak kalah megahnya dan mudah-mudahan kelak tak hanya menjadi sebuah event sekali saja namun juga menjadi pertunjukan reguler setiap hari di sebuah gedung pertunjukan, menjadi bagian dari paket edutainment bangsa sebagaimana visinya semula.

Sejalan dengan visi utamanya yaitu ingin mengajak sebanyak-banyaknya generasi muda Indonesia untuk lebih mengenal sejarah bangsanya, inisiatif sosial yang dipersembahkan oleh CIMB Niaga ini mendapat dukungan dari banyak pihak termasuk Sunlife Financial Indonesia dengan kampanye #LebihBaik, yang akan mendokumentasikan pertunjukan drama musikal Khatulistiwa ini dalam bentuk DVD. Bekerja sama dengan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan dan beberapa pendukung lainnya, keping-keping DVD ini nantinya akan didistribusikan secara gratis ke 5000 sekolah di awal tahun 2017.

Nah… pasti sudah tak sabar khan menunggu Drama Musikal Khatulistiwa dipentaskan. Siapkan waktunya dari sekarang ya, 19 dan 20 November 2016 di Taman Ismail Marzuki Jakarta. Harga tiket masuknya sangat terjangkau. Mulai dari 150 ribu rupiah per orang. Tak ada alasan untuk tidak hadir dan menjadi pahlawan negeri ini khan? Kita harus ambil bagian untuk menjadi generasi penerus yang #LebihBaik, yang memelihara semangat, cita-cita, dan sejarah kepahlawanan di Indonesia.

Yuk, kita ambil bagian,

Kalau bukan kita? Siapa lagi?!

IMG20161004164037

Info lebih lanjut bisa kunjungi langsung lama resminya ya di www.musikalkhatulistiwa.com, atau di akun sosial media mereka di facebook Musikal Khatulistiwa, twitter @M_Khatulistiwa, dan Instagram @MusikalKhatulistiwa. Banyak info menarik dan berbagai lomba serta kuis yang hadiahnya keren-keren. Dan buat yang suka vlogging, ada kompetisi videonya juga lho. Yuk ikutan kampanye #AksiDariHati dan rebut action cam, tiket nonton gratis dan berbagai hadiah hiburan lainnya.

Gampang kok, cuma buat video berdurasi 60 detik dengan tema hal yang udah teman-teman lakuin buat diri sendiri, keluarga, sahabat, pasangan, sampai lingkungan sekitar yang membuat kalian layak disebut Pahlawan! Yuuuk, ikutaaan… syarat dan ketentuan berlaku yaaaa

beranda-image-bg2 (1)

About donna imelda

donna imelda
Lecturer, sharing, capturing moments, writing, travelling, Kelas Inspirasi volunteer Sila ngintip di https://www.facebook.com/donna.imelda

Check Also

Kulit Kering dan Tumit Pecah-pecah? Ternyata Gampang Mengatasinya!

Kulit kering dan tumit pecah-pecah itu bagi saya bukan hanya sekedar mengganggu penampilan namun juga mengganggu ...

8 comments

  1. Avatar

    Ajak keluarga nonton drama musikal khatulistiwa lebih seru ya bisa belajar sejarah sambil menikmati musiknya juga.

  2. Avatar

    model pembelajaran ini sangat bagus mbak, namun syang tidak bgitu bntyk peminatnya.
    Khair recently posted…Ukhti yang Aku Sayangi, Tutuplah Auratmu Karena AllahMy Profile

  3. Avatar

    ide yg patut dicontoh agar sejarah jd salah satu edutainment yang menarik

  4. Avatar

    Semoga nanti jamannya saya punya anak , drama musikal kayak ini masih tetap ada ya, mba. Aamiin

  5. Avatar

    Doakan aku bisa hadir, Aku suka sekali dengan drama musical. Ingin bertemu dengan orang-orang hebar, entah sutradara, sejarahrawan dan teman-teman blogger pasrinya.
    Salam sukese, semoga nanti pertunjukannya bisa meriah dan lancar.

  6. Avatar

    Kalo beli pake CIMB niaga bisa buy 1 get 3 ngak ????
    cumilebay recently posted…Keliling Jeonju Hanok Village Memakai HANBOKMy Profile

  7. Avatar

    Iya. Kalau nggak dimulai dari diri sendiri, ya siapa lagi? :))

    Duh, nyanyi lagu Tanah Airku pasti bikin merinding.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge