Home » Inspiration, Opinion, and Self Development » Dia Memang Untukmu, sahabat…..

Dia Memang Untukmu, sahabat…..

Lama sudah terabaikan dalam hidupku selama 17 tahun terakhir tentang satu tanggal dibulan Januari. Benar2 terlupakan setelah berusaha melupakan tanggal itu dan semua cerita dibalik sebuah angka istimewa di tahun 1992.

Bak film dokumenter yang berputar, kemarin tersajikan kembali sebuah rangkaian gambar yang mengingatkan ku pada seorang sahabat yang hari itu bertambah umurnya.

Ah….sudah belasan tahun teman, aku sengaja melupakan kamu dan benar2 menepis semua tentang kamu.

Dua gadis cantik dan seorang anak lelaki tampan, duduk bercengkrama dan bercanda malam itu. Menemani ayah dan ibunya menemui seorang teman lama dalam sebuah makan malam di sebuah tempat makan. Suasana santai, duduk lesehan yang dibangun oleh sang pemilik resto membuat pemandangan itu menjadi menarik untuk diamati.

Suasana kaku dan canggung yang berusaha dipatahkan tak sepenuhnya berhasil, pemandangan tiga generasi yang lahir dari pernikahan sahabatku dengan belahan jiwanya lebih menarik buat kedua mataku.

Mereka bertiga mewarisi kecantikan dan ketampanan orangtua mereka…pemandangan yang sejatinya mengacaukan benakku.

Duduk berjauhan berseberangan disudut2 terjauh sebuah meja panjang, duduk seorang lelaki yang dulu sangat aku kenal.

hanya membutuhkan sepersekian detik untuk bisa saling lurus memandang..tepat hanya satu garis lurus.

Meski berusaha membuang pandangan ke arah lain…namun ekor mata ku menangkap pandangan mata itu, yang mungkin saja menangkap pula bagaimana sebenarnya ekor mata itu berusaha mencari sesuatu disudut meja seberang.

entah apa yang kau pikir wahai kenangan…..hanya kamu dan Sang Pemilik Pikir yang tau.

Apakah kau memikirkan hal yang sama dengan ku malam itu…?!

memikirkan bagaimana di sebuah masa seorang perempuan muda yang menggelepar terluka, harus bangkit dan memutuskan berlalu dari kehidupan kamu, cinta dan persahabatan yang dibangun bertahun-tahun….untuk sebuah realita yang kau toreh penuh kepedihan.

atau kamu sedang memikirkan, bagaimana mungkin aku bisa tetap tersenyum manis dan hangat malam itu. Menebar aura kebahagian yang kubawa ratusan kilometer dari Jakarta?

atau kamu mungkin sedang tidak memikirkan apa-apa, hanya ingin menikmati setiap hisapan dalam rokok dan hembusan asapnya.

aku tidak tahu….aku tidak tahu wahai kenangan

hanya kamu dan Tuhan yang tahu

Kualihkan pandangan ku ke sudut lain, menepis rasa yang mulai menghanyutkan diri….

melontarkan tanya, berusaha menawarkan kehangatan seorang sahabat yang dulu pernah dirasakan bersama, pada seorang wanita yang bersamanya dulu kami tertawa bersama, menangis bersama, makan di meja yang sama, tidur di kamar yang sama, duduk di bangku sekolah yang sama….dan akhirnya jatuh cinta pada orang yang sama…

canggung masih menemani kami

=============================================

Pandangan ku terus berputar, jatuh pada sebuah sosok yang asyik dengan permainan pada notebooknya. Lelaki itu seolah ada dalam dunia nya sendiri malam itu….tak diperdulikannya 17 orang lain yang ada disekitarnya yang asyik tertawa bersama, bercerita tentang hidup mereka dan masa-masa indah setelah 18 tahun berpisah selulus sekolah menengah.

Lelaki itu….Tuhan kirimkan buat aku

menyempurnakan hidupku…

memilih aku untuk menghabiskan sisa hidupnya

mempercayai aku untuk menjadi ibu dari anak-anaknya

dan aku bahagia untuk semua itu

puluhan jam bersama menempuh ratusan kilometer berdua dalam cinta dan kehangatan, benar membuat aku bersyukur takdir membuat kami bersama, untuk 12 tahun yang terlampaui dan untuk tahun2 ke depan usia kami.

Tuhan membuat skenario yang sempurna dalam setiap peran hamba-hambanya, di sebuah pentas dunia yang tidak abadi.

Maha sempurna Allah dengan segala rencana-rencana Nya

Aku tidak ingin kembali ke masa itu, tak ingin bertukar tempat dengan siapapun.

Luka membuat aku waspada

Pahit membuat aku tegar

dan jatuh membuat aku kuat

selalu belajar dari hidup, melewati fase demi fase…

Selamat ulang tahun sahabat

semoga Tuhan memberikan yang terbaik

untuk mewujudkan semua impian2 mu

bersama dia…..

jakarta, 5 jan 2010

untuk sebuah pertemuan di akhir desember 2009

About donna imelda

donna imelda
Lecturer, sharing, capturing moments, writing, travelling, Kelas Inspirasi volunteer Sila ngintip di https://www.facebook.com/donna.imelda

Check Also

P_20160401_151657

Kebun Raya Eks Tambang Emas Minahasa, Sebuah Persembahan Bagi Alam

Berkali saya melihat gambar yang sejatinya memancing imaji keindahan. Lubang-lubang putih menganga, berserakan di sebuah ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge